Kuliah 3

Dosen : ANTONO DAMAYANTO, IR, MMBAT.

MANAGEMENT

DEFINISI :

  1. PROSES PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN, MEMIMPIN, MENGENDALIKAN USAHA ANGGOTA ORGANISASI DAN PROSES PENGGUNAAN SUMBER DAYA ORGANISASI UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI YANG SUDAH DITETAPKAN (H. Koontz, 1982)
  2. PROSES TERTENTU YANG TERDIRI DARI KEGIATAN MERENCANAKAN, MENGORGANISASIKAN, MENGGERAKKAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN SUMBER DAYA LAIN UNTUK MENCAPAI TUJUAN YANG DITETAPKAN.

SECARA SINGKAT :

MANAJEMEN ADALAH, PROSES KEGIATAN PENCAPAIAN TUJUAN

MELALUI KERJASAMA SEKELOMPOK ORANG DENGAN MEMANFAATKAN

SUMBER DAYA LAIN.

MANAGEMENT PROYEK

DEFINISI : H. KERZNER (1982)

MANAJEMEN PROYEK ADALAH MERENCANAKAN, MENGORGANISIR, MEMIMPIN, DAN MENGENDALIKAN SUMBER DAYA PERUSAHAAN UNTUK MENCAPAI SASARAN JANGKA PENDEK YANG TELAH DITENTUKAN.

LEBIH JAUH, MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM DAN HIRARKI (ARUS KEGIATAN) VERTIKAL MAUPUN HORISONTAL.

PELAKU MANAJEMEN : PIMPINAN DALAM ARTI UMUM

  • PRESIDEN
  • MENTERI
  • JENDRAL
  • GUBERNUR
  • LURAH
  • DSB.

SIKLUS MANAJEMEN

    • PLANNING (P)
    • ORGANIZING (O)
    • ACTUATING (A)
    • CONTROLLING (C)

KUNCI KEBERHASILAN PROYEK : PERENCANAAN BAIK PERENCANAAN TERCERMIN DARI PENJADWALAN DAN PENGGAMBARAN.

PLANNING :

SATU ANGKATAN AKAN KE BALI

  • BIAYA
  • JUMLAH HARI
  • SIAPA SAJA YANG IKUT
  • ALAT TRANSPORTASI
  • IJIN

ORGANIZING :

PILIH STRUKTUR ORGANISASI YANG COCOK

  • A : KETUA PANITIA
  • B : BENDAHARA
  • C : TRANSPORTASI
  • D : KONSUMSI
  • E : KONSUMSI

IMPLEMENTASI :

PERGI KE BALI

CONTROLLING :

JADWAL DITEPATI / TIDAK

- KENDARAAN RUSAK > Antisipasi ?

DANA MENCUKUPI / TIDAK

PLANNING (PERENCANAAN)

  • PROSES PEMIKIRAN, DUGAAN DAN PENENTUAN PRIORITAS YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM MELAKSANAKAN TINDAKAN SEBENARNYA
  • PROSES PEMILIHAN INFORMASI DAN PEMBUATAN ASUMSI-ASUMSI MENGENAI KEADAAN DI MASA MENDATANG UNTUK MERUMUSKAN LANGKAH-LANGKAH KEGITAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENCAPAI SASARAN
  • PERENCANAAN SANGAT DIPERLUKAN DALAM RANGKA MENGARAHKAN TUJUAN DAN SASARAN ORGANISASI MAUPUN TUJUAN SUATU PROGRAM PEMBANGUNAN YANG MELIPUTI PULA KEBUTUHAN, PENGGUNAAN TENAGA KERJA, BIAYA, WAKTU, PERALATAN DAN SUMBER LAIN.

LANGKAH-LANGKAH PLANNING (PERENCANAAN)

  • MENDEFINISKAN PERSOALAN
  • MENGUMPULKAN INFORMASI-INFORMASI
  • MELAKUKAN ANALISIS
  • MENETAPKAN BATASAN-BATASAN PERENCANAAN
  • MENETAPKAN ALTERNATIF-ALTERNATIF PERENCANAAN
  • MEMILIH ALTERNATIF TERBAIK
  • MENYIAPKAN LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN YANG LEBIH RINCI
  • MELAKUKAN REVIEW / PEMERIKSAAN ULANG TERHADAP RENCANA YANG DI USULKAN.

PROSES PERENCANAAN / PERANCANGAN TATA MELIBATKAN 3 PARAMETER SUMBER DATA YAITU :

  • LABOUR POWER
  • MONEY
  • MATERIALS

SUMBERDAYA MEMILIH NILAI PASAR (MARKET VALUE)

ARTINYA : DAPAT DIPERJUAL BELIKAN

AKIBAT TERBATASNYA UANG (MONEY) MAKA PENEMPATAN SUMBER DAYA SANGAT PENTING

=è HARUS EFEKTIF DAN EFISIEN

MODEL

TUJUAN

MEMINIMUMKAN BIAYA

MEMINIMUMKAN KERUGIAN

MEMAKSIMALKAN PROFIT

PROFIT = REVENUE – COST

KENDALA (CONSTRAINT)

TERBATASNYA DANA

PERATURAN-PERATURAN

HUKUM

KONDISI FISIK (MATERIAL)

KONDISI PEKERJAAN

PEKERJAAN LAYAK : semua kendala terpenuhi

PEKERJAAN OPTIMAL : semua kendala terpenuhi, fungsi tujuan

terpenuhi

PEKERJAAN TIDAK LAYAK : sebagian / tidak ada sama sekali

kendala terpenuhi

ORGANIZING (PENGORGANISASIAN)

  • MENGORGANIZIR ADALAH SEGALA SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN CARA BAGAIMANA MENGATUR DAN MEGNALOKASIKAN KEGIATAN DAN SUMBER DAYA YANG DIMILIKI ORGANISASI AGAR DAPAT MENCAPAI SASARAN YANG DITENTUKAN SECARA EFISIEN.
  • PROSES PENYUSUNAN PEMBAGIAN KERJA KE DALAM UNIT-UNIT KERJA DAN FUNGSI-FUNGSINYA DENGAN CARA YANG TEPAT MENGENAI ORANG-ORANG YANG HARUS MENDUDUKI FUNGSI-FUNGSI TERSEBUT.

(HAK, WEWENANG, TANGGUNG JAWAB)

  • TUJUAN PENGORGANISASI INI ADALAH AGAR PELAKSANAAN KERJA DARI PERENCANAAN DAPAT TERLAKSANA DENGAN BAIK KARENA ADANYA PEMBAGIAN TUGAS / KERJA YANG TEPAT
  • FAKTOR TERPENTING ADALAH “KOORDINASI”

Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu

Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang.

Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya.

Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana.

Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.

MANAGEMENT AND ORGANIZATION

Organization

Structure organization

Job description

Reward and punishment

STAFFING

  • STAFFING ADALAH PROSES / FUNGSI YANG BERKAITAN DENGAN PENGADAAN, PENEMPATAN, PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TENAGA KERJA DALAM ORGANISASI.
  • PRINSIP “RIGHT PEOPLE, RIGHT POSITION, RIGHT TIME”

LANGKAH-LANGKAH :

  • PERENCANAAN SDM

- Menentukan kebutuhan

- Rencana pengambagnan

- Faktor-faktor eksternal seperti : pasar tenaga kerja, dll

  • PENGERAHAN TENAGA KERJA (RECRUITMENT)
  • PELATIHAN
  • PENILAIAN KINERJA (PERFORMANCE APPRAISAL)

Penilaian untuk melihat kemungkinan promosi, mutasi, dll.

Kuliah 2

Dosen : Antono Damayanto

Wawasan Perusahaan (masa depan)

-Kebutuhan, peluang, ancaman

-Arah pengembangan perusahaan

-Visi, misi, tujuan dan sasaran

Strategi

-Apa yang perlu dilakukan untuk mewujudkan ke arah pengembangan

Kebijaksanaan

- Pedoman pelaksanaan strategi

Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu

Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang.

Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya.

Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana.

Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.

ciri dan sifat perusahaan perseorangan :

· relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
- tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
- tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
- seluruh keuntungan dinikmati sendiri
- sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
- keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
- jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
- sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

· Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership

  • Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis.
  • Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv.
  • Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.

a. Firma

> Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.>

> ciri dan sifat firma :

Ø Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.

Ø Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin

Ø Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.

Ø keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup

Ø seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma

Ø pendiriannya tidak memerlukan akte pendirian

Ø mudah memperoleh kredit usaha

b. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap

} CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.

} ciri dan sifat cv :

Ø sulit untuk menarik modal yang telah disetor

Ø modal besar karena didirikan banyak pihak

Ø mudah mendapatkan kridit pinjaman

Ø ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan

Ø relatif mudah untuk didirikan

Ø kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu

C. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat

} Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

} ciri dan sifat pt :

Ø kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi

Ø modal dan ukuran perusahaan besar

Ø kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham

Ø dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham

Ø kepemilikan mudah berpindah tangan

Ø mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai

Ø keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen

Ø kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham

Ø sulit untuk membubarkan pt

Ø pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

RENCANA

Dimensi utama penyusunan “rencana” :

waktu, elemen, subyek, karakteristik dan organisasi

} Waktu

1. Jangka panjang

2. Jangka pendek

3. Jangka menengah

} Elemen

Peraturan - Strategi

Prosedur - Tujuan

Anggaran - Maksud

Program - Cita-cita

Kebijaksanaan - dll

} Subyek

Produksi

Riset

Pengembangan produk baru

Pemasaran

Keuangan

Sumber daya manusia

dll.

Karakteristik

Murah / mahal

Rasional / tidak rasional

Mudah / sukar dilaksanakan

Rahasia / umum

dll.

Organisasi

Korporasi

Divisi

Departemen

Proyek

HIRARKI RENCANA

} Cita-cita (apal)

* tujuan tanpa tepi dari perusahaan

* menggariskan arah bagi aktivitas perusahaan

} Rencana sekali pakai (single up plan)

* rencana untuk mencapai tujuan yang lebih spesifik dan tidak berulang.

} Rencana Manggon (standing plan)

Ø rencana yang diperkembangkan untuk menghadapi situasi yang sering berulang oleh karena itu dapat dihadapi dengan pendekatan standar.

PERBEDAAN KEGIATAN PROYEK DAN KEGIATAN OPERASIONAL(KEGIATAN PRODUKSI)

KEGIATAN PROYEK ;

- Dinamis, non rutin

- Siklus proyek relatif pendek

- Intensitas kegiatan dalam periode siklus proyek berubah-ubah

- Kegiatan harus diselesaikan berdasarkan anggaran dan jadwal yang sudah ditentukan

- Terdiri dari berbagai disiplin ilmu

- Keperluan sumber daya berubah-ubah baik jenis maupun volumenya, sedangkang

KEGIATAN OPERASIONAL

- Berulang-ulang, rutin

- Dalam jangka panjang

- Intensitas kegiatan relatif sama

- Batasan anggaran dan jadwal tidak setajam proyek

- Macam kegiatan tidak terlalu banyak

- Macam dan volumen sumber daya relatif konstans

Contoh : Pabrik semen Pabrik baja

  • MACAM PROYEK

Ø Proyek Engineering Konstruksi

- design engineering contoh : jembatan, jalan gedung, dll

- pengadaan

- konstruksi

Ø Proyek Engineering Manufaktur

- menghasilkan produk baru contoh : fabrikasi baja

bila rutin bukan proyek

Ø Proyek Penelitian dan Pengembangan

(research & development)

Ø Proyek Pelayanan Manajemen

- merancang SIM

- merancang program efisiensi

Ø Proyek Kapital

- berkaitan dengan instansi

> mesin-mesin, dll.

  • TIMBUL PROYEK

Ø Rencana Pemerintah

Ø Permintaan Pasar

Ø Dari dalam perusahaan yang bersangkutan

Ø Dari kegiatan penelitian dan pengembangan

MENGENAL PROFIL DAN DINAMIKA PROYEK PROGRAM & PROYEK

Ø Program

Kesatuan rencana yang berjangka waktu relatif panjang, terdiri dari beberapa proyek, dan memberikan arahan tentang tujuan yang ingin dicapai serta persoalan yang ingin dipecahkan.

Ø Proyek

Kesatuan tugas yang berjangka waktu lebih pendek terdiri dari beberapa tugas yang memiliki sasaran, jadwal serta anggaran tertentu.

Ø Beberapa Ciri Proyek

- Memiliki tujuan yang khusus, produk akhir

- Jumlah biaya, sasaran jadwal serta kriteria mutu dalam proses pencapaian tujuan di atas sudah ditentukan.

- Bersifat sementara :

Titik awal dan akhir ditentukan dengan jelas

- Non Rutin (tidak repetitive / berulang-ulang)

PERBEDAAN Program dan Proyek terutama terletak pada kurun waktu pelaksanaan dan besarnya sumber daya yang diperlukan.


Kuliah 1

MANAJEMEN KONSTRUKSI (ANTONO DAMAYANTO, IR, MMBAT.)

BUKU REFERENSI

· BARRIE & PAULSON, PROFESIONAL CONSTRUCTION MANAGEMENT, MC GRAW HILL 3rd ED., 1992

· IMAM SOEHARTO, MANAJEMEN PROYEK, PENERBIT ERLANGGA, 1977

· ALI BASYAH SIREGAR, TMA ARI SAMADHI, MANAJEMEN, PENERBIT ITB, 1998

· OBERLANDER, GD, PROJECT MANAGEMENT FOR ENGINEERING AND CONSTRUCTION, MC GRAWHILL, 1993

· Peter Wright, Mark J. Kroll & John Parnell, Strategic Management : Concepts and Cases”, 1996

· L. R. Jauch & W. F. Glueck, Strategic Management and Bussiness Policy, 1999

· DLL

TUJUAN KULIAH

· MEMBERIKAN PENGETAHUAN MENGENAI MANAJEMEN PEMBANGUNAN KONSTRUKSI BANGUNAN

MATERI KULIAH

· MEMAHAMI SASARAN DAN KENDALA PADA PROYEK KOSNTRUKSI.

· MEMPELAJARI KONSEP MANAJEMEN DAN KONSEP MANAJEMEN KONSTRUKSI

· MEMPELAJARI HUBUNGAN PEMILIK BANGUNAN, KONSULTAN, KONTRAKTOR DAN PIHAK LAIN YANG TERLIBAT DALAM PROYEK KONSTRUKSI

· MEMPELAJARI TATA CARA PENGADAAN JASA, DOKUMEN LELANG,DAN DOKUMEN KONTRAK.

· MEMPELAJARI TEKNIK PERENCANAAN:

WBS

DIAGRAM BATANG

PERENCANAAN JARINGAN KERJA (NETWORK PLANNING)

METODA JALUR KRITIS

MEMBUAT KURVA S SEBAGAI PENGENDALIAN PROYEK

· MEMPELAJARI METODA PELAKSANAAN PROYEK (MATERIAL& ALAT)

· MEMPELAJARI KONSEP ESTIMASI BIAYA PROYEK

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.